About Us

PETA INDUSTRI LHE DI INDONESIA:
Sebagaimana kita ketahui, Indonesia adalah negara yang akan menjadi salah satu produsen LHE di dunia. Di tahun 2006 saja konsumsi LHE di negara ini berjumlah 90 juta unit dan kapasitas terpasang industri LHE sampai dengan tahun 2007 sebesar 160 juta unit/tahun.

Produksi massal dari LHE di Indonesia merupakan salah satu jawaban yang baik bagi perubahan iklim dunia dan telah memberikan sumbangan bagi efisiensi dan penghematan energi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menunjukkan betapa pentingnya persoalan-persoalan kualitas produk, hal ini ditunjukan dengan mengadakan sertifikasi standardisasi produk berupa Standar Produk Indonesia (SNI) untuk menjamin kualitas produksi LHE di Indonesia. Bagi produk-produk dibawah standar, maka para pembuatnya akan diberikan peringatan serta diberikan tenggat waktu untuk memperbaiki kesalahan mereka.

Pemerintah Indonesia dan APERLINDO (Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia) memiliki berbagai kepentingan besar untuk menjaga nama produk-produk Indonesia dan secara berkesinambungan memberikan arahan dan bimbingan pada para pengusaha agar dapat memberikan garansi produk LHE mereka.

Posisi kami saat ini adalah mengadopsi standar internasional IEC yang berlaku di seluruh dunia, dengan demikian diharapkan seluruh Negara juga akan dapat mengadopsi standar yang sama bagi inspeksi kualitas produksi, hal ini akan menjadikan situasi yang kondusif bagi peningkatan promosi dan penggunaan LHE, untuk mengurangi pemanasan global.

KESIMPULAN, PERMASALAHAN DAN SARAN :

         KESIMPULAN :

  • Pemakaian LHE akan semakin meningkat dari tahun ke tahun dan pemakaian lampu pijar akan menurun drastis.
  • LHE yang telah mendapat SPPT SNI 04.6504.2001 ada ±210 merek dari ±50 perusahaan.
  • Koordinasi Bea Cukai dan PPMB Kementerian Perdagangan sudah mulai berjalan baik.
  • Pengawasan Binwas dan Kepolisian untuk peredaran LHE sudah lebih baik dan intensif.
  • Investasi produsen/pabrik LHE telah mencapai 18 produsen dengan investasi U$ 157 juta, tenaga kerja 4500 orang dan kapasitas produksi 195 juta unit/tahun dengan TKDN dari 27% s/d 68%.
  • Klaster Industri mulai diprogramkan oleh Departemen Perindustrian.PERMASALAHAN :
  • Serbuan produk LHE impor yang murah dan yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan keselamatan, yang ditawarkan dalam berbagai type dan merek di pasar dalam negeri, mengakibatkan jaminan konsumen tidak terlindungi hak dan kepentingannya.
  • Praktek-praktek impor paralel mengakibatkan produsen lampu dalam negeri harus bersaing secara tidak sehat dengan produk eks impor. Dan hal ini mengakibatkan iklim usaha yang tidak kondusif bagi calon investor yang ingin berusaha di Indonesia, karena tidak ada jaminan untuk bersaing secara sehat bagi produk yang akan di jual. Disamping kerugian yang diderita oleh negara karena kehilangan pendapatan dari bea masuk dan pajak.
  • Pelaksanaan penegakan hukum (law enforcement) dan koordinasi pelaksanaan pengawasan, pembinaan dan pengembangan oleh berbagai institusi lintas sektoral di dalam ; perlindungan industri, penciptaan pasar dan iklim usaha yang sehat pada bisnis lampu masih terlihat belum maksimal.
  • Adanya MRA (Mutual Recognized Agreement) Indonesia-China, mengenai Bea Masuk LHE hanya 5% membuat industri LHE yang baru tumbuh menjadi dilematis. (Komponen Bahan Baku 5%, Barang Jadi 5%) sebelumya 15% (Harmonisasi Tarif Bea Masuk tahun 2005).
  • LHE import dalam kurun waktu Januari s/d April 2011 meningkat drastis menjadi 65 juta unit, (ini terkait dengan kebijakan point 4 di atas).SARAN :
  • LHE Impor harus dibatasi segera dengan membuat Pre Shipment (PSI) dan Safe Guard.
  • Adanya penetapan harga patokan/pokok bagi LHE impor. Saat ini tidak ada, hanya suka-suka, ini dapat meningkatkan Bea Masuk dan kualitas barang jadi.
  • Pengawasan berkala terus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia dengan lebih terarah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s